Jumat, 05 September 2014
Kali ini siapa mau Rumah Gratis
Kalau sebelumnya motor, kali ini lebih besar : Rumah Gratis !!
Sebenarnya infonya sudah mau diposting dari kemarin pas kompetisi di-launch. Tapi karena kondisi badan kurang fit, drop, jadi baru bisa sekarang dimuat disini ya :)
Kompetisinya sepertinya gampang, hadiahnya lumayan kalau ikut kebagian. Sebuah RUMAH !!

Cuman kalau melihat mekanisme kompetisinya, kamu harus punya banyak alamat referensi email untuk berpeluang menjadi pemenang. Di web mereka sendiri menginfokan begitu :
"Rekomendasikan teman Anda sebanyak-banyaknya, semakin banyak jumlah alamat email yang anda referensikan semakin besar peluang Anda untuk menjadi salah satu dari 123 orang finalis."
Ya sudah silahkan semua selamat mengikuti, siapkan saja sepuluh juta email-email valid (hahahah) punya temen, saudara, kenalan, family jauh deket, rekan jauh dekat, temen sekampung, sekantor, sekampus, seasrama, sekota, seprovinsi, artis sinetron, penjual bakso, pedagang beras, siapa saja (hehehe) biar kans menangmu makin besar. Ciao, goodluck !!
*Kalau mau mencoba teknik lain mendapatkan rumah tanpa keluar uang, coba belajar dari sini :)
ReadFull Article ..
Sebenarnya infonya sudah mau diposting dari kemarin pas kompetisi di-launch. Tapi karena kondisi badan kurang fit, drop, jadi baru bisa sekarang dimuat disini ya :)
Kompetisinya sepertinya gampang, hadiahnya lumayan kalau ikut kebagian. Sebuah RUMAH !!
Cuman kalau melihat mekanisme kompetisinya, kamu harus punya banyak alamat referensi email untuk berpeluang menjadi pemenang. Di web mereka sendiri menginfokan begitu :
"Rekomendasikan teman Anda sebanyak-banyaknya, semakin banyak jumlah alamat email yang anda referensikan semakin besar peluang Anda untuk menjadi salah satu dari 123 orang finalis."
Ya sudah silahkan semua selamat mengikuti, siapkan saja sepuluh juta email-email valid (hahahah) punya temen, saudara, kenalan, family jauh deket, rekan jauh dekat, temen sekampung, sekantor, sekampus, seasrama, sekota, seprovinsi, artis sinetron, penjual bakso, pedagang beras, siapa saja (hehehe) biar kans menangmu makin besar. Ciao, goodluck !!
*Kalau mau mencoba teknik lain mendapatkan rumah tanpa keluar uang, coba belajar dari sini :)
Kamis, 04 September 2014
Lihat yuk Saat Monyet Memberi Susu Kepada Anak Harimau
Sebagai salah satu hewan yang dalam rantai makanan sering menjadi mangsa harimau ini justru dengan penuh kasih sayang (setidaknya dilihat dari wajah ikhlasnya) memberikan susu kepada seekor anak harimau.





Foto Monyet yang sedang meminumkan susu pada seekor harimau ini berhasil diabadikan oleh seorang fotografer di sebuah kebun binatang di Thailand, tepatnya di Samut Prakan Crocodile Farm and Zoo.
Sontak foto inipun kemudian menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia, terlebih lagi saat foto tersebut dimuat di Dailymail.
Sontak foto inipun kemudian menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia, terlebih lagi saat foto tersebut dimuat di Dailymail.
sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12359822
Rabu, 03 September 2014
Menyiksa Biawak Saat Hamil Anak Lahir Mirip Biawak
Seorang ibu dikatakan menyiksa biawak saat hamil nya dan kini anaknya lahir mirip biawak. Memang ini sebuah misteri simalakama buat manusia. Entah ini teguran atau apapun namanya, yang namanya hewa itu hidup berdampingan dengan manusia, tidak boleh disiksa atau dimainkan kalau mau dimakan ya urus atau perlakukan secara layak. Bukan kah itu yang telah diajarkan manusia pendahulu kita. Seperti yang terjadi pada seorang ibu ini.
Apa yang dirasakan Ari umur 12 tahun, kita tidak bisa membayangkannya. Bagaimana bisa, tiap hari ia selalu diejek kawan sepermainannya dengan panggilan Komodo. Anak dari suami istri Murali dan Ernawati, warga Palem Indah RT 07 RW 01, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang itu harus menderita dan menahan malu seumur hidupnya karena kulitnya bersisik seperti biawak.
Menurut sang kakek, Sharfan, kelainanan kulit yang dialami Ari sudah terlihat sejak cucunya ini lahir. Percaya atau tidak, menurut Sharfan, penyebabnya adalah karena kesalahan Ernawati, ketika masih mengandung umur 4 bulan. Ernawati saat itu menyiksa seekor biawak yang tiba-tiba masuk ke dalam rumahnya. Penyiksaan itu dilakukan Ernawati, dengan cara mengikat perut, kaki, serta tangan Biawak. “Ibunya waktu itu mempermainkan dan menyiksa biawak itu,” kata Sharfan.
Bahkan, dia dan tetangga lainnya sudah sering menegur Ernawati tapi tidak dihiraukan. Dugaan penyebab itu semakin diperkuat dengan adanya tanda seperti bekas ikatan tambang di bagian perut Ari. “Tapi sekarang sudah sedikit menghilang,” jelasnya.
Sharfan menambahkan, menurut dokter ada kelainan kulit langka pada cucunya yang nyaris tidak bisa untuk disembuhkan. Dan ia merasa semakin bingung dan takut akan kondisi kejiwaan cucunya yang terus menjadi bahan ledekan kawan-kawannya yang memanggilnya dengan sebutan “Komodo”
Dan ditambah lagi, sejumlah sekolah yang didatangi juga enggan menerima Ari. Padahal cucunya termasuk pintar. “Biar tidak sekolah cucu saya sudah bisa baca dan tulis. Ya sudahlah pasrah saja,”ucapnya.
Saat ditanya ingin jadi apa, Ari terlihat sangat percaya diri mengatakan bahwa ia sangat ingin bisa bersekolah dan menjadi tentara. Bahkan ia tidak merasa berkecil hati walau kawan-kawannya terus memanggilnya dengan sebutan Komodo. Pandangan setiap orang itu akan sangat berbeda menanggapi kasus seperti ini. Silahkan sahabat unikbaca menanggapi nya sendiri.

ReadFull Article ..
Apa yang dirasakan Ari umur 12 tahun, kita tidak bisa membayangkannya. Bagaimana bisa, tiap hari ia selalu diejek kawan sepermainannya dengan panggilan Komodo. Anak dari suami istri Murali dan Ernawati, warga Palem Indah RT 07 RW 01, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang itu harus menderita dan menahan malu seumur hidupnya karena kulitnya bersisik seperti biawak.
Menurut sang kakek, Sharfan, kelainanan kulit yang dialami Ari sudah terlihat sejak cucunya ini lahir. Percaya atau tidak, menurut Sharfan, penyebabnya adalah karena kesalahan Ernawati, ketika masih mengandung umur 4 bulan. Ernawati saat itu menyiksa seekor biawak yang tiba-tiba masuk ke dalam rumahnya. Penyiksaan itu dilakukan Ernawati, dengan cara mengikat perut, kaki, serta tangan Biawak. “Ibunya waktu itu mempermainkan dan menyiksa biawak itu,” kata Sharfan.
Bahkan, dia dan tetangga lainnya sudah sering menegur Ernawati tapi tidak dihiraukan. Dugaan penyebab itu semakin diperkuat dengan adanya tanda seperti bekas ikatan tambang di bagian perut Ari. “Tapi sekarang sudah sedikit menghilang,” jelasnya.
Sharfan menambahkan, menurut dokter ada kelainan kulit langka pada cucunya yang nyaris tidak bisa untuk disembuhkan. Dan ia merasa semakin bingung dan takut akan kondisi kejiwaan cucunya yang terus menjadi bahan ledekan kawan-kawannya yang memanggilnya dengan sebutan “Komodo”
Dan ditambah lagi, sejumlah sekolah yang didatangi juga enggan menerima Ari. Padahal cucunya termasuk pintar. “Biar tidak sekolah cucu saya sudah bisa baca dan tulis. Ya sudahlah pasrah saja,”ucapnya.
Saat ditanya ingin jadi apa, Ari terlihat sangat percaya diri mengatakan bahwa ia sangat ingin bisa bersekolah dan menjadi tentara. Bahkan ia tidak merasa berkecil hati walau kawan-kawannya terus memanggilnya dengan sebutan Komodo. Pandangan setiap orang itu akan sangat berbeda menanggapi kasus seperti ini. Silahkan sahabat unikbaca menanggapi nya sendiri.


Selasa, 02 September 2014
Lowongan Sales Motoris PT Bintang Suryasindo Lampung
Lowongan Sales Motoris PT Bintang Suryasindo Lampung - PT Bintang Suryasindo adalah sebuah perusahaan yang sedang berkembang di Lampung, saat ini sedang membuka lowongan kerja sebagai:
Persyaratan:
- Pendidikan SMI atau sederajad
- Memiliki kendaraan sendiri
- KTP yang masih berlaku
- Memiliki SIM C
Kirimkan lamaran Anda ke:
Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.
ReadFull Article ..
Sales Motoris
Penempatan: Bandar Lampung, Metro, Pringsewu, Kotabumi, Kalianda Persyaratan:
- Pendidikan SMI atau sederajad
- Memiliki kendaraan sendiri
- KTP yang masih berlaku
- Memiliki SIM C
Kirimkan lamaran Anda ke:
PT. Bintang Suryasindo
Alamat: Jl. M. Salim No. 07 Way Lunik, Teluk Betung Selatan, Bandar LampungTribun Lampung, 20 Desember 2012
Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.
Senin, 01 September 2014
Harold Camping Enam Hari Lagi Kiamat
VIVAnews -- Dua kali, pemimpin sebuah sekte Kriten, Harold Camping meramalkan datangnya kiamat: pada 6 September 1994 dan 21 Mei 2011 adalah hari penghakiman -- saat itu sekitar 200 juta umat Kristen diangkat ke surga Bumi akan menjadi seperti neraka selama lima bulan --hingga 21 Oktober 2011 nanti, di mana kehidupan benar-benar berakhir. Dua-duanya gagal total.

Namun toh, pria paro baya ini tak kapok juga. Dalam situs radio ceramahnya, Family Radio Network, ia tetap bersikukuh pada pendapatnya bahwa kehidupan akan berakhir 21 Oktober 2011. Meski prediksinya Bumi menjadi ladang bencana Mei lalu tak terbukti. "Apa yang terjadi pada 21 Mei lalu? Tuhan tidak membuat Bumi berguncang, tapi mengejutkan manusia dengan ketakutan," kata dia, berdalih.
Lalu, mengapa tak ada manusia yang diangkat ke Surga saat itu? Kata Camping, itu karena Tuhan tak lagi menyelamatkan jiwa manusia.
Camping yang menderita stoke Juni lalu kini berbaring di rumah dalam rangka pemulihan. Dalam pesan yang disiarkan di radionya, ia mengatakan, "kiamat akan datang dengan tenang."
Polah Camping dianalisa oleh profesor religi dari Concordia University, Lorenzo DiTommaso. Kata dia, adalah biasa bagi para peramal kiamat yang gagal, untuk tidak mengakui kekeliruannya. Mereka bersikukuh pradiksinya benar, hanya penafsirannya yang keliru.
Kasus serupa juga terjadi pada William Miller yang meramalkan dunia akan berakhir 22 Oktober 1844, berdasarkan apa yang diyakini sebagai petunjuk kiamat di Kitab Daniel.
Di hari itu, ribuan orang yang percaya terlanjur menyerahkan apapun yang mereka miliki. Mereka terkejut ketika hari itu, tak ada apapun yang terjadi. Kiamat tak datang. Namun mereka menyimpulkan, di hari itu, kiamat telah digeser ke waktu yang lain. (sumber: LiveScience)
ReadFull Article ..

Namun toh, pria paro baya ini tak kapok juga. Dalam situs radio ceramahnya, Family Radio Network, ia tetap bersikukuh pada pendapatnya bahwa kehidupan akan berakhir 21 Oktober 2011. Meski prediksinya Bumi menjadi ladang bencana Mei lalu tak terbukti. "Apa yang terjadi pada 21 Mei lalu? Tuhan tidak membuat Bumi berguncang, tapi mengejutkan manusia dengan ketakutan," kata dia, berdalih.
Lalu, mengapa tak ada manusia yang diangkat ke Surga saat itu? Kata Camping, itu karena Tuhan tak lagi menyelamatkan jiwa manusia.
Camping yang menderita stoke Juni lalu kini berbaring di rumah dalam rangka pemulihan. Dalam pesan yang disiarkan di radionya, ia mengatakan, "kiamat akan datang dengan tenang."
Polah Camping dianalisa oleh profesor religi dari Concordia University, Lorenzo DiTommaso. Kata dia, adalah biasa bagi para peramal kiamat yang gagal, untuk tidak mengakui kekeliruannya. Mereka bersikukuh pradiksinya benar, hanya penafsirannya yang keliru.
Kasus serupa juga terjadi pada William Miller yang meramalkan dunia akan berakhir 22 Oktober 1844, berdasarkan apa yang diyakini sebagai petunjuk kiamat di Kitab Daniel.
Di hari itu, ribuan orang yang percaya terlanjur menyerahkan apapun yang mereka miliki. Mereka terkejut ketika hari itu, tak ada apapun yang terjadi. Kiamat tak datang. Namun mereka menyimpulkan, di hari itu, kiamat telah digeser ke waktu yang lain. (sumber: LiveScience)
Langganan:
Postingan (Atom)